RSS

Author Archives: Ariyant

About Ariyant

"Do The Best"

Membuat Halaman antar BAB dengan Header/Footer Multi Section


Sudah lama sekali nih dari postingan terakhir saya, kurang lebih ada 2 tahun tidak ngepost, mungkin karena tersita waktunya sama pekerjaan, mudah-mudahan posting kali ini bisa manjang lagi ke postingan berikutnya. Heeeeee…

Postingan kali ini saya akan membahas cara yang saya sebut “Membuat Halaman dengan Multi Section/ First Page Header/Footer”, atau lebih simplenya membuat halaman yang terdiri dari banyak BAB tetapi kita ingin membuatnya setiap awal halaman pada setiap BAB berbeda dengan Halaman isinnya.

Dari pengalaman sih waktu bantu sang belahan hati yang sedang buat Laporan Semester (LS), pengen buat halaman antar BAB di setiap awal BAB posisinya nomor halaman ditengah bawah dan isi BAB halamannya diatas kanan, setelah search di serach engine tidak menemukan yang benar-benar spesifik dengan masalah saya, sampai akhirnya nemu cara ini, mudah-mudahan bermanfaat buat para mahasiswa, pelajar atau umum yang hendak membuat laporan Akhir (TA, Skripsi, Desertasi), Laporan Semester (LS) dan lain-lain, tidak ada unsur menggurui atau mengajarkan, ini hanya sekedar share saja. he #piss

Mudah-mudahan bisa membantu.

Langsung aja nih.

Contoh kali ini yaitu sebuah Laporan dengan jumlah 3 BAB, setiap awal BAB halaman akan di simpan di “Center Bottom Page” dan halaman isinya atau halaman pengikutnya di “Right Top Page” dan begitu sampai BAB lainnya.

  • Tentukan First Page yang akan digunakan, misalnya yang pertama adalah BAB I.

Note : Double klik (nomor 1) saja lalu akan muncul tampilan ini.
1-Tentukan First Page

  • Menentukan posisi halaman utama (main halaman) dengan posisi “Center Bottom Page” dengan jenis Footer “First Page Footer –Section 1-“.

Note : Double klik (nomor 1) – INSERT – Page Number – Bottom of Page – (pilih posisinya)

2-Menentukan Posisi Halaman Utama

  • Menentukan posisi halaman isi BAB (sub halaman) dengan posisi “Right Top Page” dengan jenis Header “Header –Section 1-“.

Note : Double klik (nomor 1) – INSERT – Page Number – Top of Page – (pilih posisinya).

3-Menentukan Posisi Halaman Selanjutnya (Sub Halaman)
Cara yang tadi pasti sudah biasa dilakukan bukan? Mudah kan? Nah yang membedakannya yaitu di tahap ini dst.

  • Dalam kondisi pengaturan diatas tetntunya “halaman 1” akan menjadi halaman utama dengan letak halaman di TENGAH BAWAH, kemudian halaman dibawahnya menjadi halaman isi dengan letak “halaman 2” dst di posisi KANAN ATAS.

Lihat gambar dibawah ini.

4-Halaman BAB II dengan 1 Section HeaderFooter
Yang perlu diperhatikan adalah jenis “Header dan Footer” yang dipakai dan halaman di BAB II posisinya tetap di KANAN ATAS, seharusnya adalah di TENGAH BAWAH.
Untuk merubah jenis “Header dan Footer” dan letak halaman di BAB II, lihat gambar dibawah ini.
Note : Letakkan kursor di depan huruf “B” pada kata “BAB II”, lalu PAGE LAYOUT – Breaks – Next Page.

5-Membuat Multi Section Page

  • BAB II pun mempunyai header dan footer dengan jenis “Header –Section 2-“ dan “First Page Footer –Section 2-“.

6-Halaman Multi Section

KUNCI
Dari psoting diatas sebenarnya kuncinya adalah

Setiap BAB adalah 1 Section

Note :

BAB I = Header –Section 1- dan First Page Footer –Section 1-
BAB II = Header –Section 2- dan First Page Footer –Section 2-
BAB III = Header –Section 3- dan First Page Footer –Section 3-

Untuk pengaplikasian yang terdapat DAFTAR ISI, KATA PENGANTAR, PENGESAHAN dan lain – lain dalam satu halaman/ satu file word, kemungkinan bisa diaplikasikan, mungkin akan sedikit meng-edit di bagian Format Page Number.

7-Format Page Number

Mungkin demikian Postingan saya kali ini, saya hanya sekedar berbagi mungkin jika ada saran atau Kritik

kita ngobrol di COMMENTS saja heeeeeeee

Tambahan 😀

Microsoft Office Word yang tampilannya seperti diatas adalah Microsoft Office Word 2007 Keatas, mungkin setiap type dari 2007, 2010 dan 2013 sedikit banyak perbedaan penempatan Toolsnya.

Dan Sorry nih, kalo gambarnya kecil, sengaja biar waktu buka posting ini agak sedikit ringan, kalo mau lihat secara jelas NEW TAB aja gambarnya. 😀

 
Leave a comment

Posted by on 15 May 2013 in Aplikasi

 

Mengatasi Harddisk “not Accessible” (Karena File System Raw)


Alhamdullillah.. masalah yang saya alami terselesaikan juga.

Berawal pada saat Boss saya memberikan harddisk eksternal yang berkapasitas 320GB yang terdiri dari 3 partisi (masing – masing partisi 1=100GB, Partisi 2 = 80GB dan partisi 3 = 80GB). pada saat membuka partisi ke 2 dan ke 3 tidak ada masalah namun pada saat membuka partisi pertama (yang 100GB itu), muncul dialog :

Waahh … Spontan kaget juga!!!!, hal pertama yang saya lakukan adalah melihat “propertise” partisi tersebut dan ternyata hasilnya adalah ini :

Langsung saya kaget melihat “Capacity”nya “0 bytes” dan ditambah “File System”nya adalah “RAW”. RAW adalah Format harddisk mentah yang belum mengalami pemformatan.

Muncul di benak saya untuk menggunakan Hirens Boot CD, namun karena master datanya tidak ada (tidak terbawa saat ke tempat kerja) sehingga saya mencari alternatif lain.

Setelah berpikir sejenak akhirnya saya mencoba menggunakan applikasi “Power Data Recovery”*) namun dengan keterbatasaannya juga (karena yang saya gunakan Portable (Untuk download applikasi KLIK DISINI), sehingga bisa langsung digunakan) tapi cukup membantu dalam masalah yang saya alami.

Kemudian saya install “Power Data Recovery (Portable)”. Terus ikutin langkah – langkah ini :

Proses Installasi

(Disini saya menggunakan “Advance Recovery”) kemudian klik saja ..he

Pilih Drive/ Partisi yang akan di Scan Datanya.

Kemudian Proses Scan File berlangsung (Tunggu sampai selesai)

Setelah selesai kemudian pilih file yang telah terscan tersebut (pada kasus saya saya pilih semuanya), lalu saya simpan BACK UP tersebut di DRIVE/ PARTISI yang sehat (artinya yang berjenis “File Siytem” NTFS/FAT32/FAT).

DAN …. Taraaaaaaaaa………… Data yang hilang tersebut akhirnya ada lagi.

Langkah terakhir yaitu memulihkan partisi yang berjenis RAW tersebut ke NTFS/FAT32/FAT, caranya seperti memformat biasa. dan untuk mengembalikan datanya kita “Copy & Paste” saja dari data yang telah di RECOVERY pada tahap diatas.

Akhirnya masalah saya teratasi juga, langsung saja saya berikan ke Atasan (boss) saya ..he .. Syukur Alhamdulillah..

Semoga Postingan ini bermanfaat untuk mengatasi masalah agan – agan sekalian, karena hal ini sering juga terjadi pada Harddisk Laptop atau bahkan PC…. Krikitik dan saran membangun sangat saya terima …hee 😀

Tambahan dari ane :
Everything own risk, timbang2 dahulu sebelum mengeksekusi.

*) Harddisk yang partisinya menggunakan Sistem RAW bisa terbaca dengan menggunakan Sistem Operasi Windows 98SE.

LINK DOWNLOAD (Portable) Power Data Recovery

 
95 Comments

Posted by on 16 March 2011 in Hardware

 


 
1 Comment

Posted by on 11 March 2011 in All

 

Menambahkan YM! Status di WordPress


Tags: , , ,

trackback

YMKetika saya sedang mengajar Belajar Membuat Blog dengan WordPress, seorang siswa dengan sangat antusias menanyakan tentang cara menambahkan YM! Status di Blog WordPress  dengan tujuan agar pengunjung blog kita dapat mengetahui apakah YM! penulis sedang aktif, sehingga memudahkan pengunjung untuk berkonsultasi atau sekedar berkenalan.

Nah berikut jawaban dari saya :

“Sebenarnya untuk menampilkan sebuah YM! status dalam blog caranya sangat mudah, yang perlu kita lakukan adalah:

1. Aktifkan Halaman Dashboard WordPress.

2. Klik Menu Tampilan, Pilih Widget

3. Tambahkan Widget Teks

4. Kemudian Sunting Widget Teks

5. Pada Kotak Isian Atas isikan judul Teks, kemudian pada Kotak Isian dibawahnya tambahkan script kode berikut:

<a href=”http://messenger.yahoo.com/edit/send/?.target=danu_wira”><img src=”http://opi.yahoo.com/online?u=danu_wira&amp;m=g&amp;t=9″ border=”0″></a>

Catatan: Ubah target menjadi account YM! anda, kemudian untuk pilihan tampilan anda dapat mengubah angka pada bagian t dengan angka 0-24 (maaf gambarnya baru ketemu sampai 16) dengan pilihan tampilan sebagai berikut:

Gambar t=1 s.d. t=9 (versi Online & Offline)

ympresence

Gambar t=1 s.d. t=16 (versi Online)

ymstatus

6. Setelah anda menentukan pilihan sesuai selera anda, jangan lupa klik tombol selesai untuk menyimpan perubahan pada widget teks.

7. Klik Tombol Simpan Perubahan untuk menyimpan widget terbaru anda.

Nah sekarang, silahkan refresh/reload tampilan blog anda, maka YM! Status akan tertampil pada Blog anda. Script ini juga berlaku untuk Blog atau halaman web lain yang mendukung script html.

Selamat mencoba dan Semoga dapat BERGUNA.

 
Leave a comment

Posted by on 9 February 2011 in Website

 

Cara menambahkan akun BCA ke Paypal


Triindi.com, Mungkin sudah banyak blog / forum2 yang membahas tentang cara menambahkan akun bank ke akun paypal. Tetapi tidak ada salahnya saya ‘juga’ ikut urun cerita tentang cara menambahkan akun BCA ke akun Paypal. Siapa tahu memang masih ada yang belum mudeng tentang cara penambahan akun bank tersebut.

Cara-caranya sebagai berikut :

  1. Pastikan kita sudah mendaftar di Paypal. Bagi yang belum punya bisa mendaftar gratis disini :

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
  2. Setelah mandaftar, masuk ke menu My Account > Profile > Add/ Edit Bank Account.

    add bank account to paypal

  3. Setelah di klik, lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

    List bank

  4. Klik tombol Add dan akan muncul lagi tampilan form seperti dibawah ini :

    add bank 2

  5. Nah pada form diatas, silahkan isi sesuai data yang dimiliki. Sebagai contoh pada masing-masing form bisa ikutin seperti dibawah ini, sesuaikan dengan data anda.
    1. Country = Indonesia (Negara)
    2. Name on Account = Tri Indi (Nama yang tertera di Rekening BCA anda)
    3. Bank Name = PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk. (Nama bank anda )
    4. Bank Code =  0148350 ( untuk bank  lain bisa lihat disini )
      • Kode BCA tertulis 0140012, 3 angka awal merupakan kode Bank (yaitu Bank BCA) dan 0140012, 4 angka terakhir merupakan kode Bank Cabang (klik disini untuk mengetahui kode bank cabang).
      • Nah karena kode bank cabang saya di Citraland adalah 8350 berarti di isian form Bank Code menjadi 148350.
    5. Account Number = 3731234567 (nomor rekening kita)
    6. Klik Continue dan perhatikan konfirmasi dari data yang dimasukkan tadi, apakah sudah benar atau tidak, karena bila terjadi kesalahan pengisian, maka dana anda akan langsung terpotong Rp. 50.000,-
    7. Selesai deh. Akun BCA anda sudah siap untuk menerima pemindahan dana dari Paypal.

Note : Anda akan dikenakan biaya Rp. 16.000 bila dana yang di pindahkan Rp1.499.999,- atau kurang. Dan akan Gratis bila diatas Rp1.500.000,-

 
Leave a comment

Posted by on 9 February 2011 in Technology

 

3 Cara Pasang Plugin di WordPress


Sebuah blog baru yang menggunakan WordPress dengan hosting sendiri, biasanya akan memerlukan beberapa tambahan plugin. Untuk memasang (install) plugin, ada beberapa cara. Berikut akan saya uraikan tiga cara alternatif memasang plugin di self-hosting WordPress.

Persiapan awal

Semua cara instalasi plugin di bawah ini akan memerlukan data dari hosting kita. Jadi perlu anda siapkan lebih awal. Data ini meliputi;

  • nama host (hostname) yang biasanya merupakan nama domain, misalnya: budiastawa.com.
  • nama pengguna (username) hosting, adalah username yang diberikan oleh penyedia hosting dimana anda menyewa hosting.
  • kata sandi (password), adalah kata rahasia yang diberikan oleh penyedia hosting.

Penyedia hosting biasanya memberikan ketiga data di atas melalui email kita setelah selesai transaksi pembelian atau penyewaan hosting.

 

1. Cari > Install dari WP Admin

Cara ini adalah yang termudah menurut saya. Karena tidak diperlukan adanya proses unduh (download) dan unggah (upload). Melalui halaman wp-admin, kita hanya perlu mengklik menu Plugin > Tambahkan Baru (Add New) kemudian pada kolom pencarian ketikkan nama plugin yang dicari, lalu klik Cari Plugin (Search Plugin). Kemudian dari daftar hasil pencarian plugin, klik Pasang (Install) pada kolom Tindakan (Action) dari plugin tersebut.

 

2. Unduh > Unggah dari WP Admin

Cara yang kedua ini diawali dengan mengunduh file .zip dari plugin itu terlebih dahulu. Anggaplah umpamanya kita akan menginstal plugin Sociable. Kita unduh dulu plugin ini dari halaman ini. Klik tombol download berwarna merah yang ada di pojok kanan atas halaman tersebut. Kita simpan file sociable.3.5.2.zip ke hardisk komputer kita.

Setelah itu, kita pergi ke halaman wp-admin, lalu klik menu Plugin > Tambahkan Baru. Pada deretan menu bagian atas, pilih Unggah (Upload).

unggah-plugin-wp

Selanjutnya kita klik browse, kemudian cari dan klik ganda file sociable.3.5.2.zip yang baru saja kita unduh. Lanjutkan dengan mengklik Instal Sekarang (Install Now). Kita kemudian diminta mengisi form validasi dari data hosting, yaitu hostname, username dan password. Lanjutkan dengan mengklik Lanjutkan (Next).

Tunggu sampai proses unggah selesai yang ditandai dengan adanya pesan: “Berhasil memasang plugin sociable.3.5.2.zip”. Setelah ini, aktifkan plugin dengan mengklik Aktifkan Plugin (Activate Plugin). Sampai di sini, pada dasarnya sebuah plugin sudah terpasang secara resmi. Namun umumnya diperlukan pengaturan lanjutan pada plugin-plugin tertentu pasca instalasi melalui menu Pengaturan.

 

3. Unduh > Unggah via Cpanel Hosting

Cara ketiga ini adalah yang paling rumit menurut saya. Tapi saya sendiri sering memakai cara ini apabila kedua cara di atas tidak membuahkan hasil alias gagal. Seperti halnya cara yang kedua, cara yang ketiga ini pun memerlukan file .zip dari plugin yang akan kita pasang. Cara mengunduhnya sama seperti yang diuraikan pada cara yang kedua di atas.

Pada intinya, menginstal sebuah plugin adalah mengunggah dan mengekstrak file .zip dari plugin tersebut ke direktori public_html/wp-content/plugins pada hosting kita. Ada dua cara alternatif untuk mengunggah file .zip ini ke direktori di atas, yaitu melalui Cpanel hoting dan melalui program FTP client seperti Filezilla. Namun Filezilla tidak menyediakan fasilitas ekstrak file. Oleh karena itu di sini saya hanya memberikan panduan cara melalui Cpanel hosting saja.

Untuk masuk ke Cpanel hosting, caranya adalah dengan mengetikkan http://namadomain/cpanel pada address bar peramban (browser) kita, misalnya: http://blogpunyaanda.com/cpanel, lalu tekan Enter. Setelah itu, kita akan diminta memasukkan username dan password dari hosting kita, kemudian klik login.

file-manager

Setelah kita berada di wilayah hosting, cari kelompok icon Files, dan klik File Manager. Kemudian kita akan ditanya mau pergi kemana, pilih saja ke root (public_html/www), lalu Ok. Kita akan dibawa ke tampilan File Manager. Masukklah ke direktori /wp-content, lanjut lagi masuk ke folder /plugins. Setelah masuk ke folder ini, klik menu Upload yang ada pada bagian atas halaman, kemudian browse dan klik ganda file yang akan diupload. Tunggu sampai proses upload selesai 100%.

Setelah itu, kembalilah ke folder /wp-content/plugins. Refresh atau Reload halaman ini. Jika terlihat ada file baru dalam format .zip yang memang adalah file mentahan dari plugin yang anda upload tadi, centang file tersebut, lalu klik Extract [cari pada deretan menu bagian atas].

Terakhir, pergilah ke halaman wp-admin, lalu klik menu Plugin. Jika file .zip plugin tadi ter-ekstrak dengan baik, maka pada daftar plugin yang ada, akan terlihat salah satu plugin yang anda instal tadi. Akti

 
2 Comments

Posted by on 9 February 2011 in Website

 

Video


Vodpod videos no longer available.

 
Leave a comment

Posted by on 9 February 2011 in All